Pecinta Buku

Para Pecinta Buku, acara eve’s Book Club memang tidak lagi diadakan sebulan sekali, tetapi menjadi tiga bulan sekali. Namun, karena selama dua tahun ini komunitas eve’s Book Club bisa dikatakan telah terbentuk, kami berharap komunikasi yang telah terjalin tetap dapat dipertahankan dan mudah-mudahan dapat berkembang ke arah yang semakin baik. Untuk itu, kami pun membuat blog  yang akan memuat buku fiksi pilihan editor eveIndonesia setiap bulan.

Para Pecinta Buku tentu saja dapat berpartisipasi untuk mengisi blog tersebut, baik melalui komentar pendek maupun lewat tulisan berupa tinjauan (resensi) buku pilihan kami itu. Untuk yang terakhir, penulisan resensi tersebut, kami akan menyediakan bingkisan yang menarik untuk lima resensi terbaik, menurut penilaian kami. Resensi bisa dikirim ke pr@eve-indonesia.com. Karena ada hadiahnya, penulisan resensi diberi tenggat waktu, yang setiap bulannya akan kami umumkan di blog. Nama-nama pemenangnya juga hanya akan diumumkan lewat blog itu.

Kami tunggu partisipasi Anda semua. Semangat!


5 Comments on “Pecinta Buku”

  1. Dear All, just wanted to say “Hi” and introducing myself. My name is Iwan Setyawan, the man behind “9 Summers 10 Autumns”:) A novel. My life. It’s great to connect with everyone here and wish you a happy reading. Looking forward to hearing back your comments/critics/reviews..

    Salam dari Kota Batu,
    Iwan

    • evebookclub says:

      Terimakasih mas Iwan sudah mau mampir, semoga teman-teman Pecinta Buku bisa mengambil manfaat dari cerita mas Iwan

      • Lilis says:

        Buku : ‘ 9 Summers 10 Autumns ‘ dari Kota Apel ke The Big Apple
        Pengarang : Iwan Setyawan
        Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama Utama – Februari 2011

        “Satu lagi kisah ‘motivational’ “ begitu yang ada di kepala saya pada waktu membaca judul dan komentar di sampul buku.

        Bayangan pertama saya untuk kisah ‘motivational’ selalu akan ke kisah ‘Empress Theodore of Byzantium’, yang merupakan baca-an saya waktu SD. Sesudah itu baru muncul bayang-an kisah ‘motivational’ yang lumayan banyak terbit akhir-akhir ini, seperti Laskar Pelangi, Negeri 5 Menara dst.

        Perbedaan kisah ini adalah cara bercerita-nya yang memakai ‘kilas balik’. Berbeda pula dengan kisah serupa, yang secara detil menggambarkan lingkungan ‘landscape’ tempat terjadinya kisah-kisah tersebut, kisah IS lebih menggambarkan mengenai ‘perasaan dan rasa’ yang terjadi pada waktu proses perjuangan.

        Sedemikian dalamnya penggambaran ‘perasaan & rasa ‘ tersebut, sehingga gambaran mengenai kedekatan dan cinta diantara setiap anggota keluarga, sangat menyentuh dan terasa. Nilai- nilai yang secara tidak langsung ditanamkan oleh lingkungan kecil tersebut, sepert i mendahulukan kepentingan kelompok ( keluarga ) diatas kepentingan pribadi, disiplin, kerja keras dst, terbukti bukan merupakan nilai yang sudah usang, tetapi nilai menunjang untuk mengarungi luas-nya samudera kehidupan.

        Pengguna-an tokoh fiksi ‘anak sekolah berbaju merah-putih’ mengingatkan saya akan film 6th Sense. Dimana se-seorang yang terlalu sepi di jauh lubuk hati-nya dan juga cenderung lebih suka ‘menyimpan’ rasa pikiran dan hati untuk diri sendiri, akan selalu mempunyai ‘tokoh bayangan’ yang akan menjadi ‘teman’ ‘bertukar pikiran-nya’.

        Meskipun di tempat dia berkarya dikelilingi oleh banyak orang, namun sebenarnya tokoh didalam kisah ini adalah seorang ‘solitaire’ yang bertumpu pada nilai, kedekatan dan cinta kelompok-nya ( keluarga) untuk terus berkarya.

        ‘Kesepian’ tokoh di kisah ini – saya menggunakan tanda kutip, karena saya maksudkan sepi yang positif – sekali lagi, mengingatkan saya pada biografi Hadrian- The Greatest Emperor of Rome.

        Kisah yang bagus, yang juga menunjukkan pentingnya Pendidikan bagi pengembangan diri setiap manusia. Saya berharap banyak pejabat negeri ini yang dapat benar-benar memahami penting-nya Pendidikan bagi kemajuan individu dan bangsa.

        Tingkat pendidikan suatu bangsa yang menentukan ‘survival’ bangsa tersebut . Tokoh didalam buku ini telah membuktikan-nya.

        ps:
        1. bisa buat ‘pre-signed’ copy 😉
        2. Belum tahu cara posting supaya nggak ‘berantakan’ spasinya 😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s